Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai persoalan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik tidak akan berhenti. Menurutnya, setiap tahun KTP-el senantiasa menimbulkan permasalahan. "E-KTP akan bermasalah setiap tahun. Setiap tahun remaja sebanyak satu hingga dua juta menginjak usia 17 tahun," kata Tjahjo di kantor BPSDM Kemendagri, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (6/12/2017). Baca: Banjir Rob Melanda Jakut, Pemprov DKI Siapkan Karung Pasir dan Pompa 100 Persen ‎Tjahjo meminta maaf kepada masyarakat karena pelayanan e-KTP pada 1,5 tahun lalu mengalami hambatan. Hal itu lantaran terbentur persoalan hukum yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sekjen saya, Dirjen saya selama 1,5 tahun kemarin tidak berani tanda tangan kontrak (blangko)," tuturnya. Namun, dirinya yakin semakin kesini pelayanan e-KTP sudah semakin membaik. Dikatakannya, saat ini sudah sebesar 96,4 persen Warga Negara Indonesia (WNI) melakukaan perekaman e-KTP. "Secara prinsip sudah ada 200 juta lebih masyarakat memiliki NIK‎," tuturnya.‎

Who's Online

We have 36 guests and no members online

Visitors

347471
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
612
771
1383
339889
10345
25050
347471
Your IP: 54.82.79.109
2017-12-11 13:10