Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

Jeddah (beritajatim.com) - Kedatangan Jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah mulai memasuki masa-masa puncak. Mendekati 10 hari jelang closing date pada 15 Agustus mendatang layanan kedatangan Jemaah haji di Bandara KAA semakin sibuk, termasuk bagi petugas haji Indonesia.

Kesibukan petugas haji Indonesia akan makin bertambah saat banyak Jemaah yang belum berihram. Mereka harus buru-buru membantu Jemaah menyelesaikan ihramnya. Mulai dari membantu mandi Jemaah lansia, memakaikan kain ihram, dan membantu kebutuhan lain seperti membawakan tas kabin. Tidak jarang diantara mereka yang belum berihram memberikan tambahan soal lainnya seperti tidak membawa sandal dan lupa menyimpan kain ihram di koper.

"Kami memang menyediakan kain ihram untuk mengantisipasi Jemaah yang lupa tidak membawa atau menyimpannya di dalam koper," kata Arsyad Hidayat Kepala Daker Airport di Jeddah, Minggu (5/8/2018), dikutip dari kemenag.go.id.

Kain ihram yang disediakan, masih menurut Arsyad, cukup membantu kebutuhan ibadah Jemaah haji. Banyak juga Jemaah yang membutuhkannya setiap hari. Telah puluhan kain ihram, sandal jepit, dan kaos kaki wanita terdistribusi selama sepekan pelayanan kedatangan Jemaah haji di Bandara Jeddah.

"Sejauh ini sudah lebih dari 30 kain ihram yang kami berikan kepada Jemaah yang lupa membawa. Belum lagi sandal jepit dan kaos kaki wanita," imbuh Arsyad yang telah dua kali menjabat sebagai Kadaker Airport sejak tahun lalu.

Namun menurut Arsyad mestinya kejadian seperti tidak perlu terjadi. Sudah sejak dari awal disosialisasikan agar Jemaah haji memakai kain ihram sejak embarkasi.

"Sosialisasi agar Jemaah berihram sejak embarkasi sudah gencar kami sampaikan baik melalui PPIH Embarkasi maupun melalui berbagai media. Bila Jemaah belum berihram atau bahkan tidak membawa kain ihram tentu proses keberangkatannya akan lebih lambat lagi," jelas Arsyad yang merupakan lulusan Al Azhar Mesir tersebut.

Dia pun terus meminta Jemaah haji mematuhi himbau dari Kementerian Agama agar mereka sudah mengenakan ihram dari tanah air. "Semua demi kebaikan bersama, agar layanan lebih cepat," tandasnya. [suf]

Who's Online

We have 68 guests and no members online

Visitors

583127
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
279
815
3357
574343
12684
22173
583127
Your IP: 54.80.188.87
2018-10-18 06:53