malangkab.go.id
KEPANJEN – Hari Kebangkitan Nasional ke-109 Tahun 2017 kali ini diperingati di Halaman Pendopo Kabupaten Malang Jl. Panji 158 Kepanjen. Dipimpin langsung oleh Bupati Malang H. Rendra Kresna sebagai inspektur upacara memimpin sejumlah elemen dari unsur Forpimda, pegawai pemerintahan, perwakilan organisasi wanita, mahasiswa STIKes, serta pelajar dari SMAN 1 Kepanjen.
Dalam sambutan tertulis Menteri Kominfo yang dibacakan Bupati saat memberikan amanatnya menjelaskan bahwa semangat yang sudah dibangun sejak 109 tahun yang lalu sampai saat ini tetap ampuh menyatukan bangsa. Untuk itu, Presiden RI dalam pencanangan Nawa Cita-nya mampu memeratakan pembangunan antarwilayah demi mewujudkan daerah dan desa-desa di Indonesia dalam rangka negara kesatuan.
Dijelaskannya lebih lanjut, di awal 2017 koefisien Nisbah Gini / Gini Ratio yang membaik dibanding tahun sebelumnya merupakan ukuran kesenjangan distribuso pendapatan dan kekayaan penduduk sekitar 40%. Dengan begitu parat penyelenggara negara diharapkan untuk bekerja keras menurunkan indeks kesenjangan melalui berbagai langkah yang multidimensi.
Tak hanya itu, Pemerintah juga akan terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor misal sektor ketenagalistrikan di 2.500 desa sehingga subsidi listrik fokus pada masyarakat menengah ke bawah sehingga 12 triliun dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Diharapkan adanya gagasan dari Boedi Oetomo memunculkan dimensi baru mampu membawa perubahan besar dengan kata lain “digitalisasi” adalah kata yang tepat.
Ditemui usai upacara, Bupati mengungkapkan bahwa pada saat ini Indonesia telah mampu merasakan hasil pembangunannya karena tidak pernah berhenti upaya anak bangsa melakukan pembangunan mengisi kemerdekaan. “Itu juga adanya semangat persatuan dari para pejuang khususnya oleh Budi Utomo yang sampai saat ini tidak pernah pudar terus menjaga NKRI. Kata kuncinya “eksis” dalam arti kita selalu mengikuti perkembangan dengan pembangunan yang selaras dan menjadi keinginan anak bangsa,” tuturnya.
Sebagaimana yang disampaikan dalam amanat tertulis Menkominfo tadi, Bupati mengulas bahwa pembangunan apapun jangan sampai mencecerkan satu orang saja dari bangsa ini yang tidak bisa merasakan nikmatnya pembangunan. “Untuk itu tidak ada kata lain bahwa pembangunan harus bisa menghasilkan berbagai hasil pembangunan yang merata dan tentunya berkeadilan,” imbuhnya.
Ditanya masalah strategi pembangunan di Kabupaten Malang yang bertumpu pada pengurangan angka kemiskinan, peningkatan lingkungan hidup maupun kepariwisataan, ia menegaskan bahwa tiga hal itu tidak bisa berjalan kalau tidak didukung dengan infrastruktur yang baik. Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh anak bangsa untuk bersatu miliki semangat persatuan yang menjadi modal kemerdekaan bangsa Indonesia. “Terus lakukan aksi-aksi nyata dalam pembangunan ini agar semua masyarakat bisa menikmatinya,” ajaknya!(humas/win)