malangkab.go.id
KASEMBON - Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna didampingi ibu sekaligus menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Jajuk Rendra Kresna menyapa masyarakat Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Senin (21/8) malam. Pak Rendra menggelar silahturahmi dan dialog terbuka dalam rangka Bina Desa (Bhakti Sosial Menata Desa) ke VI tahun 2017.
Hadir pula dalam kesempatan ini, diantaranya Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono, MT. Mereka bersama-sama jajaran SKPD bertatap muka langsung dengan masyarakat.
"Kegiatan Bina Desa ini bertujuan untuk mensuport dan mendampingi desa dalam upaya percepatan pembangunan. Kita pilih Desa Sukosari karena desa ini perlu mendapatkan percepatan pembangunan, karena pembangunan itu sifatnya menyeluruh," terang Pak Rendra, sapaan akrab Bupati Malang.
Disisi lain, Pak Rendra menyampaikan rasa hormat kepada Kepala Desa Pondok Agung yang wilayahnya berbatasan Gunung Kelud. Pasalnya, masyarakatnya tidak menyerah dan berusaha kembali membangun desanya tepat setelah tertimpa bencana erupsi Gunung Kelud. Warga setempat juga baru saja mendeklarasikan untuk tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan.
"Hal ini bukan pekerjaan yang mudah, karena biasanya warga desa cari mudahnya. Warga sudah komitmen dengan deklarasi yang dipandu kepala desa. Segala sesuatunya harus dilakukan dengan serius sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat," terangnya.
Bupati menyampaikan, tiga strategi pembangunan Pemkab Malang adalah mengurangi kemiskinan, meningkatkan kepariwisataan dan pelestarian lingkungan hidup. Ia menyarankan, seluruhnya harus bekerja secara bersama-sama baik warga, pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Malang.
"Saya yakin masyarakat Desa Sukosari ingin memajukan desanya melalui kepemimpinan kepala desanya. Nanti Pemkab Malang akan mendampingi dan support. yang mana yang akan difokuskan dan menjadi andalannya," pungkas Pak Rendra. (humas/poy)