Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

Surabaya (beritajatim.com) - Untuk menghindari tragedi bayi Debora yang terjadi beberapa waktu lalu dan agar tidak terjadi di rumah sakit di Jatim, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Dr Kohar Hari Santoso titipkan Sistem kerja 'MAREM' kepada seluruh rumah sakit di seluruh wilayah Jatim.

"MAREM itu adalah Memuaskan, Aman, Rasionil, Efisien, dan Manusiawi. Maka indikatornya adalah indeks kepuasan pelanggan dan indeks kepuasan masyarakat. Ini sebagai upaya untuk menangkal kejadian-kejadian buruk yang akan terjadi di Jatim," tuturnya saat ditemui dikantor kerjanya, Kamis (14/9/2017).

Selain itu, tambahnya. Pihaknya juga menargetkan dan mendorong 369 rumah sakit di Jatim dan juga pusat kesehatan masyarakat memperoleh akreditasi pada tahun 2019.

"Pada tahun 2017 ini sudah ada sekitar 75 persen rumah sakit yang sudah terakreditasi. Hal ini diberlakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan," ungkapnya.

Sebelum melakukan akreditasi, dr Kohar mengaku terus melakukan pembinaan dan memantau rumah sakit yang belum terakreditasi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. "Kami melalui Dinkes Kabupaten/Kota akan memantau rumah sakit mana saja yang belum terakreditasi," tandasnya. (ito/ted)

Who's Online

We have 23 guests and no members online

Visitors

282131
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
546
1534
3113
275645
12266
22344
282131
Your IP: 34.207.98.73
2017-09-20 22:26
Visitors Counter