Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

MALANGTIMES - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang terus mengintensifkan pelayanan administrasi kependudukan di wilayah berpenduduk sekitar 3 juta jiwa ini.

Melalui program Jebol Anduk atau Jemput Bola Administrasi Kependudukan yang telah dilakukan beberapa tahun lalu, Dispendukcapil Kabupaten Malang kembali ngebut menyelesaikan kekurangan dalam penyelesaian hak dasar masyarakat, seperti E-KTP dan akta, dan administrasi.

Target yang telah dicanangkan melalui Jebol Anduk tersebut adalah sebanyak 48 desa di wilayah terluas kedua di Jawa Timur (Jatim) ini. Indikatornya masih banyak data kependudukan yang belum tercover karena berbagai sebab.

Kecamatan Sumberpucung adalah salah satu prioritas Jebol Anduk. Dalam kurun waktu satu bulan belakangan ini, di wilayah tersebut telah dilakukan dua kali proses pelayanan Dispendukcapil secara langsung.

"Pertama di Desa Sambigede beberapa waktu lalu. Dan kini kita lakukan di Desa Ngebruk. Walaupun kita pakai tempat desa, seluruh warga di sana boleh untuk ikut mendaftar," terang Shirath Aziez, kepala bidang pengelolaan informasi data kependudukan Dispendukcapil Kabupaten Malang, Selasa (17/10).

Antusiasme masyarakat pun selalu membludak dalam program Jebol Anduk tersebut. Terlihat ratusan warga di Kecamatan Sumberpucung berduyun-duyun untuk mengurus administrasi kependudukannya.

Total sekitar 486 warga yang hadir dalam program kependudukan besutan Kepala Dispendukcapil Purnadi yang tujuannya lebih mendekatkan lembaganya dengan masyarakat.

Sebagian besar warga yang datang memang lebih mengurus E-KTP yang sampai bulan ini masih cukup banyak belum terselesaikan. Baik perekaman maupun pencetakannya yang disebabkan minimnya blangko yang dikirim dari pusat.

Data yang diperoleh MalangTIMES, kekurangan blangko E-KTP sekitar 120 ribu keping. Sedangkan untuk yang belum melakukan perekaman sekitar 60 ribu jiwa. Data tersebut masih bisa terus berubah dengan adanya penambahan wajib penduduk baru di tahun 2017.

"Maka lewat Jebol Anduk ini, kita terus genjot penyelesaiannya. Sekaligus inventarisasibadanya penduduk wajib E-KTP baru," ujar Shirath.

Dalam kesempatan sama, Camat Sumberpucung Prestiya Yunika memuji program Jebol Anduk sangatlah efektif dalam pelayanan kependudukan. "Khususnya bagi warga yang tidak memiliki waktu banyak. Dengan Jebol Anduk, warga didekatkan dengan pelayanan," ucapnya.

Dia pun berharap, program ini bisa terus dilanjutkan di tahun depan. "Ini harapan kami, Mas. Biar masyarakat lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan," pungkas Prestiya. (*)

Who's Online

We have 16 guests and no members online

Visitors

305185
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
797
782
5891
294228
15348
19972
305185
Your IP: 34.207.98.73
2017-10-21 16:55
Visitors Counter