MALANGTIMES - Melihat potensi Bukit Waung Modangan yang luar biasa sebagai sport tourism baru paragliding, Pemkab Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kabudayaan (Disparbud) sebagai leading sector tidak sabar untuk merancang event paralayang yang lebih besar tahun depan.
Tidak tanggung-tanggung, Disparbud akan menggelar event paralayang berskala Internasional dengan mengundang para atlet Internasional untuk menguji kemampuannya mengendalikan parasut di udara di atas pemandangan laut nan indah Pantai Modangan.
Hal ini akan dilakukan karena objek wisata paralayang yang berada di Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang ini diyakini sangat layak sebagai jujugan wisatawan dan para atlet seantero jagad.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara mengatakan event Exhibition Paralayang yang digelar di Bukit Waung dini merupakan langkah awal Pemkab Malang mengenalkan destinasi sport tourism dirgantara di kancah nasional maupun Internasional.
"Memang acara ini kali pertama digelar tapi antusias peserta yang hadir sangat tinggi. Tercatat ada 75 atlet paralayang lokal dan nasional bahkan ada satu atlet dari Australia juga hadir," kata pria yang akrab disapa Bli Made ini saat ditemui MalangTIMES sembari melihat atlet paralayang terbang di atas Pantai Modangan, Jumat (17/11/2017).
Event yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1257 dengan kemasan Malang Beach Festival ini, lanjut Made, sekaligus mengetes antusias atlet paragliding lokal, nasional maupun Internasional. Dan, terbukti bahwa event ini sukses sesuai target pelaksanaan dari panitia.
"Kami punya rencana tahun depan olahraga paralayang ini akan digelar lebih semarak dengan menghadirkan atlet tingkat Asean," papar pria kelahiran Bali itu.
Untuk menopang program pengembangan pariwisata di Kabupaten Malang dengan tagline yang baru Malang Kabupaten The Heart of East Java maka keberadaan objek wisata baru ini sangat tepat. Destinasi wisata di Kabupaten Malang akan terasa lebih lengkap.
Di Bukit Waung lagi-lagi memang sangat tepat untuk olahraga paralayang sebab atlet bisa terbang secara lepas, tidak ada bukit yang menutupinya.
"Saya melihat tempat take off dan landing para atlet di sini sangat bagus. Mereka bisa take off atau landing di bibir pantai secara langsung," terangnya.
Selain itu, kondisi angin di Bukit Waung sangat mendukung. Tidak terlalu kencang, sesuai dengan kebutuhan para atlet paragliding untuk nyaman mengudara secara di atas bebas di atas pantai.