MALANGTIMES - Kecamatan Pagak termasuk wilayah merah yang masuk dalam peta rawan kekeringan, khususnya saat musim kemarau berkepanjangan.
Status merah yang disematkan kepada Kecamatan Pagak, khususnya di tiga desa langganan kekeringan telah terbilang cukup lama.
Kondisi inilah yang membuat Pemerintah Kabupaten Malang melakukan berbagai upaya dalam meminimalisir peta wilayah kekeringan di wilayah yang dipimpin Heri Krispriyanto, Camat Pagak.
Berkat kebijakan yang ditindaklanjuti oleh beberapa Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Kabupaten Malang, terbukti berhasil menyusutkan jumlah desa yang terdampak kekeringan.
"Dulu ada tiga desa di wilayah Pagak yang langganan kekeringan dan kekurangan air bersih," kata Heri Krispriyanto Camat Pagak, Selasa (17/10) kepada MalangTIMES.
Tiga desa tersebut adalah Gampingan, Pagak, dan Sumberejo. "Dengan kebijakan bapak Bupati akhirnya sekarang sudah menyusut, jadi satu desa. Yaitu di Desa Sumberejo," lanjutnya.
Tentunya dengan kondisi tersebut, warga di dua desa khususnya merasakan manfaat setelah mereka tidak lagi bersusah payah untuk mendapatkan air bersih saat dilanda kekeringan.
"Mewakili warga, saya sangat berterimaksih atas seluruh bantuan bapak Bupati untuk hal tersebut," ujar Hari.
Untuk Desa Sumberejo pun tahun ini juga mengalami penyusutan wilayah kekeringan. Dari tiga titik di desa tersebut, kini juga menjadi satu titik, yaitu di Dusun Bandarangin.
Kekurangan air bersih tersebut juga dengan cepat direspon Pemkab Malang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.
Hal ini terlihat dari distribusi air bersih ke dusun tersebut sebanyak 10.000 ribu liter air setiap dua hari sekali yang diangkut oleh dua kendaraan tangki BPBD Kabupaten Malang.
Konsistensi pelayanan oleh Pemkab Malang tersebut akhirnya juga menular kepada perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah yang dipimpin Bupati Malang Dr H Rendra Kresna ini.
"Ini juga membuat perusahaan membantu juga. Di sini PT. Ekamas Fortuna juga melakukan pendistribusian air bersih ke warga," kata Hari yang selalu melakukan monitoring langsung pada saat adanya bantuan air bersih tersebut.