MALANGTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang memeriksa sejumlah barang bukti yang terkait dengan penyebab keracunan belasan warga usai meminum kopi.
Kepala Dinkes Kabupaten Malang, dr Abdurrachman mengatakan, pemeriksaan sampel barang bukti dilakukan di dua laboratorium untuk memperkuat hasil uji.
Pemeriksaan dilakukan di laboratorium milik Dinkes sendiri dan laboratorium di Surabaya. "Pemeriksaan laboratorium di Surabaya untuk konfirmasinya," ujarnya saat dihubungi.
Terkait bubuk kopi kemasan yang awalnya diduga penyebab keracunan, dia menyampaikan, setelah diperiksa, kopi belum kadaluarsa dan masih layak dikonsumsi.
Ada dugaan, air yang digunakan untuk melarutkan kopi yang memicu belasan warga keracunan.
Berbagai kemungkinan bisa muncul sebagai penyebabnya. Guna memastikannya, dia masih menunggu hasil pengujian laboratorium. "Kita tunggu hasil uji laboratoriumnya," katanya.
Seperti diberitakan, sejumlah barang bukti yang diamankan, antara lain kopi bekas diminum