Malangkab.go.id
HUMAS- Perjalanan berdirinya Desa Sumber Pucung Kecamatan Sumber Pucung sudah mencapai sejarah yang panjang dan pembangunan yang semakin maju, seperti disampaikan HM. Sanusi selaku Wakil Bupati Kabupaten Malang, saat acara bersih desa di lokasi setempat. "Seiring waktu berjalan mari kita bangun desa kita dengan semangat gotong royong rukun demi tercapainya pembangunan", ungkap Abah Sanusi. 25/05, Rabu
Sumber Pucung sebagai wilayah yang sudah meliliki pemerintahan desa sejak tahun 1820, sangat rajin dan giat dalam melaksanakan kegiatan Bersih Desa setiap tahunnya sebagai perayaan untuk warga desa setempat. "Dalam memanfaatkan budaya yang positif seperti ini, harus di galakkan terus supaya bisa menjadikan salah satu upaya menjalin komunikasi antar warga serta meningkatkan jiwa kebangsaan nasionalisme", Ungkap Wakil Bupati.
Selain itu Abah Sanusi juga memberikan beberapa harapan dan pengertian kepada semua masyarakat yang hadir saat itu tentang bahaya HIV atau AIDS hingga kewaspadaan terhadap penyalahgunaan Narkoba. Beliau juga mengatakan dengan adanya kegiatan seperti Bersih Desa seperti ini, bisa memberi semangat untuk mengembangkan potensi sejarah, budaya dan pembangunan daerah. "Generasi kita jangan sampai lemah dan harus memiliki jiwa nasionalisme, karena semakin banyak para generasi yang tidak memahami bahkan menghafal dasar negara Pancasila akan memudahkan untuk tergelincir pada hal hal negatif baik narkoba atau jenis peyimpangan yang lainnya", ulasnya.
Selain untuk merayakan tasyakuran desa Hj. Hartini selaku Kepala Desa Sumber Pucung yang ke 14 juga menyampaikan, "Kegiatan ini sebagai ajang berdoa dan mengingat leluhur agar masyarakat kami semakin makmur dan dijauhkan dari mara bahaya", katanya.
Hj. Hartini mewakili warga berharap ada perubahan dan pembangunan yang makin maju khususnya rencana pembangunan jembatan penghubung antara kecamatan Kromengan dan Kecamatan Sumber pucung, "Semoga dengan nantinya terwijud jembatan tersebut perekonomian didaerah kami pasti tambah maju" Ungkapnya.
Tampak dalam kegiatan desa yang dihadiri ribuan warga dan para pejabat Mupika tetap hikmad menikmati suguhan wayang kulit semalam suntuk dengan mengambil lakon Ampak-ampak Pringgondani dengan dalang Ki Rudi dari Blitar. (sur)