Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

Malangkab.go.id

HUMAS – Satu lagi destinasi dunia wisata di bidang agro wisata di Kabupaten Malang. Ya, adalah Kampung Kopi Amadanom yang sudah siap menyuguhkan potensinya dalam hal pertanian dan pengolahan kopi bagi wisatawan. Siang kemarin, kampung yang terletak di Desa Amadanom, Kecamatan Dampit tepatnya di pinggir jalan jalur utama Tur Amtirdam (Turen-Ampelgading-Tirtoyudo-Dampit) ini dikunjungi oleh Wakil Bupati Malang, Drs. H Sanusi, MM.

Abah, sapaan akrab Wakil Bupati Malang tertarik dengan potensi dan konsep yang ditawarkan oleh Kelompok Tani Harapan, pengembang Kampung Kopi. Ia mengawalinya dengan berkunjung ke Kedai Kopi Amadanom yang letaknya sangat strategis karena persis di pinggir jalan utama. Didampingi sejumlah SKPD di lingkungan Kabupaten Malang dan para Camat di wilayah Tur Amtirdam, Wabup juga bersedia antri untuk mendapat pelayanan kopi robusta asli Dampit. Kopi jenis ini sudah terproduksi dan terkenal sejak jaman penjajahan Belanda.

‘’Aroma kopinya asli Dampit ini nikmat. Layak dikonsumsi, dan para pengunjung wajib mampir untuk ikut menikmati kopi robusta khas Dampit dan jenis lainnya,” terangnya usai merasakan kopi robusta khas Dampit yang disajikan menggunakan cangkir kecil.

Usai mampir ke kedai kopi, Abah melanjutkan kunjungannya ke sentral dari Kampung Kopi. Di tempat ini, Wabup langsung berjalan memasuki lahan kopi yang memiliki luas kurang lebih 15 hektar. Tanaman kopi ini dikelola oleh para petani yang tergabung di Poktan Harapan. Sedangkan, Kampung Kopi ini tercatat baru berusia tiga bulan usai dibangun dengan konsep sebagai salah satu destinasi agro wisata.

Pemkab Malang melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan mendampingi pengelolaan dan pembuatan konsep. Rencananya, Kampung Kopi ini juga akan dilengkapi fasilitas dengan dibangun kolam pemancingan ikan dan kolam renang. Ribuan pohon kopi dibiarkan tumbuh secara alami sehingga pengunjung yang datang bisa melintasi jalan setapak berbahan paving. Konsep ini membuat pengunjung juga harus berjalan menunduk dibawah ranting.

‘’Lokasi Kampung Kopi ini strategis juga. Tinggal dibuat pintu masuk yang nyaman bagi pengunjung dan penambahan fasilitas bagi pengunjung,” terang Abah Sanusi dengan mengusulkan nama Kopi Sehat pada kopi asal Dampit. (poy)

Who's Online

We have 191 guests and no members online

Visitors

676385
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
194
973
1167
668401
17872
30156
676385
Your IP: 34.207.98.73
2019-01-21 05:36
Visitors Counter